Dispar SulSel Boyong Selebgram dan Vlogger Mediakan TIF 2019

Familiarization Trip.
Syamsuniar Malik mendampingi pengambilan gambar di beberapa destinasi wisata.

Hal itu dilakukan disamping untuk meningkatkan strategi pemasaran, juga serta merta diharapkannya mampu memberdayakan potensi lokal SulSel terhadap semua Sumber Day Manusia yang diyakininya tidak kalah dengan daerah lain di Indonesia.

“Strategi pemasaran saat ini tidak bisa lagi ditawar-tawar dengan mengabaikan potensi besar dari sosial media. Nah, Vlogger, Selebgram dan sebagainya memiliki peran penting untuk itu”, kata dia.

Kedepan malah dia punya mimpi lebih besar untuk lebih memaksimalkan strategi pemasaran wisata. Tak hanya Vlogger dan Selebgram tapi juga YouTuber, Blogger serta banyak pelaku wisata yang bisa dijadikan mitra.

Read:  Hikmah Hari Asyura 1441 H di Bantaeng, Muballigh Bahas Soal Amerika

Bayangkan kata Syam, ketika sebuah destinasi sudah mulai bangkit lantas masih kurang yang mengetahuinya. Apalagi jika ada destinasi yang sebenarnya sudah sangat representatif namun terkendala pada promosi yang profesional.

“Hanya saja kita juga menjaga jangan sampai kita terlalu jauh mempromosikan destinasi atupun event, tetapi belum siap menerima kunjungan besar”, bebernya.