
Penambahan ritel kopi tersebut sekaligus sebagai salah satu pasar bagi petani kopi Bantaeng yang bisa mendorong peningkatan pendapatan untuk petani kopi khususnya mereka yang berasal dari Bantaeng.
Sementara Daus menyampaikan jika pihaknya akan melakukan pendampingan agar mutu olahan kopi Bantaeng bisa masuk skala nasional ataupun internasional.
“Kopi Bantaeng punya cita rasa berbeda dengan daerah lain”, ujarnya.
Menurut Daus, produksi kopi Bantaeng tidak kalah dengan daerah lain khususnya di Provinsi Sulawesi Selatan. Bahkan daerah ini ditunjang keberadaan peralatan pengolahan kopi yang lengkap.
Sehingga kata dia, produksi kopi dapat lebih ditingkatkan berbekal potensi tanaman kopi yang juga banyak di Bantaeng. (*)
