Libur Isra’ Mi’raj 1440 H, NA Diseruduk Pengunjung Pantai Seruni Bantaeng

NA diserbu warga dan pengunjung Pantai Seruni Bantaeng.
Dengan gaya khasnya, NA kenakan jaket hitam, merah, putih dan bertopi berbaur dengan masyarakat SulSel di Bantaeng (03/04/2019).

AMBAE.co.id – Bantaeng. Gubernur Sulawesi Selatan (SulSel), HM Nurdin Abdullah yang akrab disapa “NA” memanfaatkan Hari Libur Nasional tanggal 3 April 2019 dengan menikmati keindahan Pantai Seruni Bantaeng.

Bersama jajarannya dia terlihat santai menikmati kuliner di Tribun Cafe. Seketika ratusan warga masyarakat Bantaeng menyerbu Gubernur bergelar Professor itu.

“Pak Prof sedang berlibur ke Bantaeng bertepatan dengan peringatan Isra’ Mi’raj tahun 1440 Hijriyah”, jelas Staf Khusus NA, Bunyamin Arsyad yang akrab disapa Om Ben.

Dia juga menerangkan bahwa NA tiba di Bantaeng sekitar Selasa sore. Bertolak dari Kota Makassar, dia dan rombongan langsung menyambangi Kawasan Kuliner Pantai Seruni Bantaeng yang berdekatan dengan tempat mereka berada pada Rabu pagi (03/04/19).

Read:  SDN 5 Lembang Cina Awali Deklarasi One Teacher One Innovation

Warga yang berkerumun menyerbu minta selfie bersama NA. Ada pula yang menyodorkan sejumlah dokumen-dokumen yang diduga berupa proposal seperti dihimpun AMBAE.

Sebelumnya NA jogging mengitari Lapangan atau Alun-alun destinasi wisata terbarukan itu. Sekedar diketahui, Pantai Seruni Bantaeng menjadi ikon daerah ini selama kurang lebih 7 tahun terakhir pasca dibangun dan dipercantik melalui tangan dingin NA saat memimpin Kabupaten Bantaeng selama 10 tahun lamanya (NA: Bupati Bantaeng Periode 2008-2018).

Destinasi yang berlokasi di Kelurahan Pallantikang, Kecamatan Bantaeng itu lazim dijadikan warga tempat menunggu kedatangan NA. Pasalnya setelah menjabat Gubernur, NA masih saja berkunjung kesana.

Read:  Masuk Kamar Penjara, Nurdin Abdullah Malah Memuji Kebersihan Rutan Bantaeng

Menariknya, NA tidak pernah alpa memborong semua dagangan yang ada di sekitaran lokasi tersebut. Sebut saja Rabu pagi itu, dia mengajak seluruh warga dan pengunjung yang hadir menikmati kuliner lalu membayarnya.

Belum lagi Tukang Becak dan Petugas Kebersihan yang jumlahnya mencapai ratusan orang ketiban rezeki nomplok.

“Sukkuru’ maki inne pak, ka niakk isse’ pak Gubernur Andalan ta. Baji’tannang ngasengi isse inne tallasa’, akkulle natongko ki inne si bulang pak”, tutur Ruma (60), seorang Tukang Becak.

Dalam bahasa Makassar dengan khas dialeg Bantaeng, Ruma mengatakan “Kita bersyukur ini pak, sebab hadir Bapak Gubernur Andalan kita. Berbahagia lagi hidup kita semua, bisa menutupi kebutuhan kita selama sebulan pak”.

Read:  Pemprov SulSel Safari Ramadhan ke Bantaeng, NA: Tidak Ada Jarak Antara Kita

Tak tanggung-tanggung kata Ruma, sejak tahun 2008 NA sering berinfaq kepada warga Bantaeng membuat tiap orang kegirangan karena besaran infaq yang diterimanya luar biasa.

NA diketahui selama mengisi waktu liburnya di tanggal merah kali ini, menginap di kediaman pribadinya di bilangan Jalan Lingkar Timur, Kampung Beru, Kelurahan Bonto Atu, Kecamatan Bissappu. (*)