Ketua PKK-Gubernur SulSel Pantau Kesiapan Penyaluran Paket Pangan Untuk Masyarakat

Persiapan penyaluran bantuan paket pangan.
Nurdin Abdullah (tengah) didampingi Liestiaty F Nurdin (gaun putih di kanan) berdiskusi dengan tim pengelola Gudang Paket Pangan (02/04/20).

AMBAE.co.id – Makassar. Mendampingi Gubernur Sulawesi Selatan (SulSel), HM Nurdin Abdullah, Ketua Tim Penggerak PKK Provinsi SulSel, Hj Liestiaty F Nurdin memantau kondisi terkini gudang penyimpanan paket pangan di Baruga Karaeng Pattingalloang pada Kamis (02/04/20).

Tampak keduanya berdiskusi dengan tim yang menangani serta mengelola stok pangan yang ditempatkan di Kawasan Rumah Rumah Jabatan Gubernur SulSel itu. Lies dalam penuturannya, pangan akan disalurkan dalam waktu dekat.

“Kita siapkan penyalurannya minggu depan. Bantuan paket pangan ini dikhususkan bagi masyarakat yang terdampak COVID-19”, ungkap Lies.

Dijelaskan pula bahwa selama pandemi Coronavirus Desease, beragam dampak ditimbulkan. Tak hanya di sektor kesehatan saja, namun tak kalah pentingnya bagi Pemerintah untuk menjadi perhatian terkait perekonomian.

Read:  Liestiaty F Nurdin Ajak Majelis Ta'lim Rajin Baca Al-Qur'an dan Tafsir

Ini terjadi karena masyarakat harus lebih banyak berada di rumah. Melalui himbauan Pemerintah dan pihak terkait lainnya, digaungkan gerakan “Stay at home” sebagai langkah yang dipandang efektif memutus mata rantai COVID-19.

Lies berharap masyarakat dapat terbantu dengan bantuan yang akan disalurkan nanti. Bersama sang Suami yang juga adalah Gubernur SulSel, dia mengecek pula daftar sasaran yang akan menerima bantuan.

“Semoga bantuan kecil ini bisa kita salurkan dengan baik dan tentunya tepat sasaran. Terutama bagi saudara-saudara kita yang membutuhkan, ini bisa bermanfaat untuk menghadapi masa sulit yang melanda wilayah, bangsa dan negara kita tercinta”, ujarnya.

Pada kesempatan sama, dia menyempatkan diri mengecek langsung bahan pangan yang sudah ada baik dari sisi kuantitas maupun kualitasnya. Ditegaskan agar tim senantiasa menjaga kondisinya terjamin dari segi kesehatan maupun gizi. (*)