Gandeng Swasta, Bantaeng Sokong 3 Program Unggulan dengan Manual Book

Program Unggulan Pemkab Bantaeng disiapkan adanya Buku Saku.
Rahman Ramlan (kiri) dipercayakan memfasilitasi penyusunan Buku Saku Program Unggulan Pemkab Bantaeng (11/03/20).

AMBAE.co.id – Bantaeng. Di tengah bergulirnya program dan kegiatan yang digelontorkan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bantaeng, sejumlah hal disiapkan guna menunjang maksimalisasi capaian target. Tak hanya terpaku pada penyediaan sarana dan prasarana fisik semata, namun diikuti dengan tersedianya informasi akurat dan terpercaya.

“Apa yang kita laksanakan hari ini merupakan upaya penguatan terhadap 3 program unggulan Pemkab Bantaeng. Outputnya akan dicetak buku saku, tentu dimulai dengan penyusunan”, ungkap Rahman Ramlan selaku Direktur Bonthain Institute.

Bonthain Institute sebagai lembaga swasta merupakan fasilitator untuk mengawal lahirnya buku saku. Bagaimana menyiapkan dokumen yang nantinya bisa dijadikan panduan bagi seluruh pihak agar penjelasan terkait program unggulan tersampaikan dengan baik kepada masyarakat.

“Informasi terpercaya berbasis data dan jelas dasarnya akan memudahkan penyampaian pesan yang sesungguhnya sangat ditunggu masyarakat. Misalnya muncul pertanyaan dari masyarakat, dengan panduan itu semua pihak menjawabnya dengan bahasa dan penjelasan yang sama”, dalihnya.

Sejalan dengan salah satu misi Pemkab yakni peningkatan kualitas Sumber Daya Manusia (SDM), melalui Bidang Penelitian dan Pengembangan (Litbang) pada Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Kabupaten Bantaeng digagas Penyusunan Manual Book atau Buku Saku Program Unggulan Pemkab Bantaeng.

Read:  Kapolres Bantaeng Pesan Masyarakat Agar Mengurangi Plastik Sekali Pakai

Mengawali langkah tersebut, Bappeda menggelar FGD (Focus Group Discussion) dengan menghadirkan perwakilan OPD (Organisasi Perangkat Daerah) dan instansi terkait yang menjadi leading sector ataupun memiliki keterkaitan erat dengan program dimaksud.

Kegiatan itu dilangsungkan di Ruang Rapat Bappeda Bantaeng yang juga adalah Zona Perencanaan Museum Balla Lompoa Bantaeng pada Rabu (11/03/20). Diketahui ada 3 program unggulan yang tercetus dari Visi Misi Bupati Bantaeng-Wakil Bupati Bantaeng, H Ilham Azikin-H Sahabuddin.

Read:  6 Ekor Hewan Berkaki 4 Hangus Dilalap Si Jago Merah

Pertama yakni Pemberian Perlengkapan Seragam Sekolah. Anak didik pada awal tahun ajaran menerima seragam berupa baju, celana serta sepatu. Berikutnya program Pemberian Bantuan Modal Usaha kepada Wirausaha.

Dan yang ketiga adalah Pemberian Asuransi Pertanian dan Peternakan. Bahkan untuk tahun 2020, ditambah dengan asuransi perikanan bagi nelayan dan pembudidaya.

Kabid Litbang Bappeda, Hj Indrayani Tawang saat membuka FGD menghimbau peserta agar dapat bersinergi dengan Bonthain Institute. Sehingga Buku Saku dapat optimal untuk menjawab unek-unek masyarakat seperti apa, bagaimana serta berupa apa dan sejauh mana realisasi program hingga saat ini.

“Saya mengajak kita sekalian untuk bisa berbagi informasi yang banyak dari masing-masing OPD”, pungkasnya.

Ketiga program itu melibatkan lebih dari satu OPD dalam penanganannya. Semisal program bantuan modal usaha, identifikasi wirausaha ditangani Dinas PMDP3A, sementara bantuan modal usaha dikelola Dinas Koperasi dan Perdagangan. (*)

Read:  Pemuda Bantaeng Sebut Karang Taruna Tak Lebih Besar Dari Organisasi Mahasiswa