MTQ XI Tingkat Kabupaten Lutra Rasa Provinsi

Seremonial Pembukaan MTQ XI Luwu Utara.
Indah Putri Indriani (tengah) menekan tombol sebagai penanda dimulainya MTQ XI Luwu Utara (05/02/20).

AMBAE.co.id – Luwu Utara. Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) XI Tingkat Kabupaten Luwu Utara (Lutra) resmi dibuka pada Rabu malam (05/02/20) yang dihadiri Rappe selaku Kepala Bidang Penerangan Agama Islam, Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Sulawesi Selatan (Kanwil Kemenag SulSel).

Kegiatan itu dilangsungkan di Lapangan Kelurahan Salassa, Kecamatan Baebunta. Rappe mengatakan jika kegiatan kali ini tak ubahnya MTQ Tingkat Provinsi SulSel.

“MTQ ini serasa Tingkat Provinsi Sulawesi Selatan, padahal MTQ Tingkat Kabupaten Luwu Utara. Semaraknya luar biasa”, tuturnya.

Dia menjelaskan alasannya bahwa MTQ dimaksud sangat ramai oleh masyarakat. Termasuk peserta yang begitu antusias mengikuti seremonial pembukaan.

“Ini menunjukkan bahwa syiar agama Islam makin berpengaruh. Hal terpenting bagaimana kita menjalin silaturahim”, ujar dia.

Hadir dikesempatan sama, Bupati Lutra, Indah Putri Indriani. Dukungan yang ditunjukkan masyarakat Kelurahan Salassa maupun Kecamatan Baebunta mendapat apresiasi dari Bupati yang akrab disapa IDP.

“Masyarakat di Kelurahan Salassa ini merupakan masyarakat heterogen. Namun dukungan yang diberikan kepada panitia sungguh sangat luar biasa”, kata IDP.

Dirinya mengajak masyarakat untuk senantiasa membangun dan memperkuat toleransi. Jika kita sudah mampu membangun toleransi antar umat beragama, kata dia, sesungguhnya kita juga bisa membangun toleransi di bidang lainnya.

“Ini bentuk sinergi, kolaborasi dan toleransi yang terbangun sangat baik. Karenanya harus kita jaga dan pertahankan”, imbuhnya.

IDP juga menghimbau panitia penyelenggara. untuk memberikan yang terbaik. Demikian halnya peserta dan dewan hakim agar menjunjung sportivitas dan mengutamakan persaudaraan.

MTQ kali ini dijadwalkan akan berlangsung selama 5 hari berturut-turut yakni tanggal 5 hingga 9 Februari 2020.⁣ Diikuti 405 peserta, 306 pendamping sebagai perwakilan 167 Desa dan 4 Kelurahan yang tergabung ke dalam 15 Kecamatan yang ada ditambah 602 panitia. (*)

Read:  Pakai Helikopter Puma, Gubernur SulSel Pantau Hulu Sungai Asal Banjir Luwu Utara