DLH Hadirkan Coffee Night Park di Tengah Butta Toa, Cocok Untuk Milenial Hingga Dewasa

Taman Coffee Night Park of Butta Toa Bantaeng.
Live Music di Coffee Night Park of Butta Toa (22/01/20).

AMBAE.co.id – Bantaeng. Satu lagi destinasi yang memikat warga Bantaeng untuk dijadikan area berkumpul menikmati suasana keindahan daerah ini. Diberi nama “Coffee Night Park of Butta Toa”, menjanjikan kesejukan bagi pengunjungnya.

Adalah taman yang berlokasi di depan Rumah Jabatan Bupati Bantaeng. Berhadapan langsung dengan Jalan Raya Lanto yang menjadi poros Makassar-Bantaeng-Bulukumba sekaligus titik nol daerah berjuluk Butta Toa (Tanah Tua).

Dulunya hanya berlabel Lapangan Bawakaraeng. Sekitar 3 tahun silam dipermak habis menjadi sebuah taman yang dilengkapi air mancur di sisi Selatan, sementara sisi Utaranya dibuat Lapangan Bola Volley.

Kali ini Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Bantaeng kembali memolesnya dengan wajah relatif berbeda. Disekitarnya dipasangi lampu hias untuk makin mempercantik dan menarik pengunjung lebih tergoda datang, baik sekedar berselfie saja ataupun tinggal menikmati sajian live music.

Sedang kursi dan meja, DLH memanfaatkan potongan kayu gelondongan hasil penebangan ataupun pemangkasan yang rutin dilakukan di wilayah Bantaeng. Lagi-lagi suasananya mengusung konsep lingkungan bebas.

Read:  Nyali Ilham Azikin Bukan Kaleng-kaleng Menjajal Lintasan Hitam Slalom

Andriadi selaku Kepala Seksi Sarana dan Prasarana Persampahan pada DLH Kabupaten Bantaeng mengatakan jika pihaknya mencoba melakukan perubahan walau sedikit. Dia berharap warga Bantaeng bisa lebih nyaman menikmati taman itu, apalagi lokasinya menjadi area perlintasan.

“Jika di pagi hari ada coffee morning, di tempat ini kita bisa coffee night. Menariknya lagi, live music kita nikmati outdoor”, tuturnya, Rabu (22/01/20).

Sementara Kepala DLH Kabupaten Bantaeng, H Abdullah Taibe mengatakan bahwa Coffee Night Park of Butta Toa bisa dijadikan pilihan alternatif dikunjungi disamping destinasi wisata lainnya yang ada di tengah kota ini.

“Ada alternatif selain Pantai Seruni dan Pantai Lamalaka khususnya di pusat perkotaan Bantaeng”, ujarnya.

Saat disambangi AMBAE, tampak puluhan pengunjung sedang menyeruput sarabba’, minuman berbahan dasar jahe parut dicampur gula merah yang gurih dinikmati selagi hangat.

Read:  4 Kadis Hadiri Bincang Buku Relasi, Bupati Bantaeng: Kita "Stroom" Saja

Untuk urusan selfie, terutama kaum milenial tidak diragukan lagi. Seorang pengunjung, Junardi mengungkapkan bahwa dirinya sangat nyaman sebagai kawula muda bisa bersantai dengan rekannya di taman itu.

“Teman-teman itu sukanya selfie dan mengabadikan dengan foto ketika mengunjungi satu tempat. Disini keren juga, ada warna berbeda karena tidak hanya cantik, tapi juga rindang dengan banyaknya pohon”, pungkasnya.

Makin larut, rupanya pengunjung kian ramai berdatangan di sesi perdana Coffee Night Park of Butta Toa dibuka. Sebagian pengunjung memilih melantunkan lagu bersama band yang siap mengiringi.

Read:  Oi Bantaeng Gagas Musyawarah Kota Diawal Tahun 2020

Aswin Iriawan selaku Kepala Bidang Kebersihan dan Pertamanan pada DLH Kabupaten Bantaeng mengajak warga Bantaeng pada khususnya untuk berkunjung ke tempat itu. Kalau perlu kata dia, buat semakin ramai dan viralkan karena terbuka untuk umum.

“Jadi taman ini bisa siapa saja datang berkunjung. Misalnya duduk-duduk dan juga mendengarkan musik atau mau menyanyi mungkin”, imbuhnya.

Dia adalah tokoh penggagas untuk memoles taman tersebut agar terlihat lebih menarik. Ide itu muncul dan diaplikasikan tidak lama berselang dirinya menempati posisi baru di DLH yang dilantik 9 Januari 2020. (*)