Dinkes-JOIN Bantaeng Bekali Petugas Promkes Ilmu Jurnalistik

Pelatihan Promkes dengan materi jurnalistik.
Sidiq berbagi pengetahuan terkait metode penulisan berita di media online dan cetak (13/11/19).

AMBAE.co.id – Bantaeng. Pertemuan “Peningkatan Kapasitas Petugas Promkes (Promosi Kesehatan) Dalam Tehnik Penulisan pada Media Online dan Cetak” menjadi tajuk pilihan bagi Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Bantaeng dalam rangka membekali jajarannya dengan ilmu jurnalistik.

Sebuah kegiatan yang dikerja samakan dengan DPD JOIN (Dewan Pengurus Daerah Jurnalis Online Indonesia) Kabupaten Bantaeng. Dimana JOIN dipercayakan untuk menghadirkan anggotanya sebagai Narasumber.

Dihari pertama pelatihan itu, Rabu (13/11/19), JOIN Bantaeng mengutus Muhammad Sidiq berbagi ilmu, pengetahuan dan pengalaman kepada sekitar 20 orang Pegawai dan Pelaksana Promkes sebagai peserta. Kegiatan itu dilangsungkan di Aula Dinkes Bantaeng di Jalan Andi Mannappiang, Kelurahan Lembang, Kecamatan Bantaeng, Kabupaten Bantaeng.

Read:  Hari Pertama Verifikasi Lapangan Kabupaten Sehat, Tim Periksa 7 Lokus

Sidiq menegaskan bahwa jajaran Promkes tersebut penting untuk memahami seluk beluk dunia jurnalistik. Bukan berarti hanya wartawan saja harus memahaminya yang notabene sehari-hari mendedikasikan diri dengan profesi itu.

“Teman-teman yang bergelut di bidang kesehatan juga amat penting mengetahui pola-pola penulisan. Mengabarkan peristiwa atau perkembangan dalam dunia kesehatan untuk mendukung program promosi kesehatan, tentu dibutuhkan keahlian terkait jurnalistik”, pungkasnya.

Sidiq yang juga adalah Sekretaris JOIN Bantaeng menguraikan sejak awal jurnalistik lahir hingga menjadi sebuah hal tak terpisahkan dari gerakan literasi dewasa ini. Teknik dan metode menulis sesuai prinsip, kode etik dan aturan lainnya di dunia jurnalistik tak lupa dibahasnya.

“Hal dasar tentunya mengacu pada prinsip dasar penulisan sebuah berita. Kita kenal namanya 5W+1H, semua penulis tidak boleh mengabaikan prinsip ini yang kemudian dikembangkan melalui kreatifitas sang penulis itu sendiri”, ujarnya.

Pelatihan masih akan berlanjut hingga 15 November 2019. Dinkes telah menyiapkan tema khusus untuk hari kedua dan ketiga dengan harapan akan ditutup dengan praktek di lapangan agar peserta mampu mengimplementasikan materi selama 3 hari. (*)

Read:  Buka Muscab VI Pemuda Pancasila, Wabup Bantaeng: Dahulukan Persatuan