
Namun hakikinya Gunung Nona punya pesan moral tersendiri agar manusia tidak melakukan hubungan suami isteri di luar nikah. Demikian kental pesan itu sehingga afdholnya kita singgah untuk senantiasa mengingatnya.
Selain itu, hasil jepretan dengan latar belakang Gunung Nona menjadi penanda bahwa seseorang pernah ke Enrekang ataupun pernah ke Toraja (Tana Toraja dan Toraja Utara) melalui jalur Enrekang.
“Minggu lalu Saya singgah dan hari ini juga karena kondisi alam, cuaca serta pemandangannya selalu saja berbeda. Seperti sekarang sebagian tertutup awan”, ujarnya kepada AMBAE, Kamis (18/07/19).
Lanjut diterangkan Mursalim berdasakan pengalaman dan pantauannya, dalam sehari pengunjung ke Rumah Makan itu bisa mencapai 300 orang. Sedang di akhir pekan atau musim libur bisa mencapai 500 orang atau lebih banyak lagi.
Dari Bambapuang, perjalanan menuju Toraja tersisa sekitar 2 jam lagi. Namun bagi mereka yang ingin menikmati keindahan Gunung Nona di pagi hari bisa menginap di lantai 2 Rumah Makan Sulis yang dikelola Salmi. (*)
