
Harapan berikutnya, dikatakan Wabup agar bukan saja pekerja konstruksi menjadi sasaran. Namun sedapat mungkin mereka juga para pengelola konstruksi mendapat perhatian sama dalam hal peningkatan kualitas SDM.
Wabup pada kesempatan itu menyerahkan alat pelindung diri. Penyerahan secara sombolis itu disaksikan Kadis PU dan Penataan Ruang, A Sjafruddin Magau, Kepala Balai Jasa Konstruksi, Andi Sirajuddin dan Ketua Lembaga Pengembangan Jasa Konstruksi (LPJK), Akbar Tajuddin.
Dia menitipkan pesan kepada para Penyedia Jasa untuk dapat memberdayakan pekerja konstruksi yang telah bersertifikat dalam membantu operasional pekerjaannya di lapangan.
“Bagi para Penyedia Jasa supaya memprioritaskan tenaga kerja yang sudah bersertifikasi dalam melaksanakan pekerjaan di Kabupaten Bantaeng”, pintanya.
Dengan semakin banyaknya tenaga kerja konstruksi bersertifikasi menjadi salah satu pendukung untuk memaksimalkan pembangunan di daerah ini agar semakin bermutu sesuai dengan ketentuan kontrak, khususnya pekerjaan konstruksi hasil lelang yang lazim disebut proyek. (*)
