Jangan Terjerumus Bukber Es Cendol, Kalau Suka Secukupnya Saja

Kelapa muda.
Kelapa muda termasuk takjil yang kerap disajikan saat berbuka puasa dan diminati karena manisnya.

AMBAE.co.id – Bantaeng. Benarkah makanan dan/atau minuman manis menyehatkan dan bagus disantap saat berbuka puasa? Ataukah justru hal itu disunnahkan atau wajib?

Lalu seperti apa pendapat umat Islam pada khususnya menyikapi kebiasaan masyarakat Indonesia terutama warga Kabupaten Bantaeng yang cenderung mengikuti himbauan iklan di media elektronik.

Seakan promosi iklan produk tertentu tersebut berhasil meracuni cara berpikir warga daerah ini. Terbukti begitu lakunya takjil berbuka puasa yang dijual baik di pasar, toko maupun pengusaha dadakan yang bertengger di trotoar ataupun di depan rumah warga.

“Paling banyak laku itu es cendol, terus dagangan lainnya seperti kelapa muda dan es cincau. Kalau kue-kue kebanyakan kue basah, ada kue lapis, barongko, kue seruni, dada fla, sarimukka dan pisang ijo”, rinci Wahni, pedagang takjil di Bantaeng.

Seorang Muslim lainnya, Andi Ichsan mengungkapkan bahwa minum kelapa muda manis saat berbuka puasa sudah menjadi kebiasaan sejak lama. Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Bantaeng itu kepada AMBAE, Selasa (21/05/19) berdalih jika kelapa muda manis bisa mempercepat proses rehidrasi tubuh dan mencegah terjadinya hipoglikemia.

“Puasa sunnah Senin dan Kamis serta puasa wajib Ramadhan, sudah jadi kebiasaan Saya tidak bisa lepas dengan menu buka puasa kelapa muda manis”, bebernya.

Read:  FABT Lombakan Padende dan Asing-asing