
Berbeda saat memasuki bulan suci Ramadhan, cafe-cafe di kawasan kuliner yang biasanya buka 24 jam, kini mulai beroperasi sore hingga dini hari untuk melayani pelanggan yang ingin bersantap sahur dan buka puasa.
“Tentu kita bersyukur apa yang disiapkan Pemerintah ini sudah bisa kita nikmati setiap hari termasuk kita yang berpuasa”, jelas Isma.
Dia bersama puluhan rekannya sedang menggelar Buka Puasa Bersama (Bukber) di Pantai Seruni Bantaeng saat disambangi AMBAE, Rabu (15/05/19). Mereka malah berencana melaksanakan Shalat Tarwih di Masjid An-nur Islamic Sport Center.
Satu diantaranya menyebutkan jika Rabu siang dia berada di tempat itu juga dalam suasana sedang berpuasa. Bebernya kepada AMBAE jika ingin nyaman berpuasa khususnya saat cuaca panas kata dia lebih baik ke Pantai Seruni saja lalu duduk-duduk di bawah pohon.
“Lebih afdal lagi kita bisa membaca Al-Qur’an atau aktifitas lain yang berpahala”, imbuhnya.
Pantai Seruni Bantaeng tak lain sebuah kawasan terbarukan di pusat wilayah perkotaan Kabupaten Bantaeng. Tepatnya di Jalan Seruni memanjang dari Kelurahan Pallantikang hingga Kelurahan Tappanjeng, Kecamatan Bantaeng.
Dibangun di atas lautan dengan sejak 10 tahun lalu pada Pemerintahan HM Nurdin Abdullah yang sekarang menjabat Gubernur SulSel. Dia menamainya Kawasan Revitalisasi Pantai Seruni Bantaeng.
Dari tempat ini bisa disaksikan matahari terbenam di ufuk barat. Bahkan pernah menjadi saksi sejarah fenomena Gerhana Matahari beberapa tahun silam. (*)
