Krisis Identitas Mahasiswa Dorong Pengurus Aspuri HPMB Buka Lapak Baca

Lapak Baca dibuka Pengurus Aspuri HPMB di Makassar.
Pengurus Aspuri HPMB menggelar Lapak Baca dan Gerakan Literasi (03/04/19).

AMBAE.co.id – Makassar. Satu lagi kegiatan bernilai positif lahir dari kalangan mahasiswa asal Kabupaten Bantaeng yang sedang menimba ilmu di sejumlah perguruan tinggi di Kota Makassar, Provinsi Sulawesi Selatan (SulSel).

HPMB membuka Lapak Baca yang dirangkaikan dengan Gerakan Literasi. Dimana dilaksanakan oleh Pengurus Asrama Puteri (Aspuri) HPMB (Himpunan Pelajar Mahasiswa Bantaeng) di Halaman Parkir Sekretariat HPMB, di Jalan Talassalapang I Makassar, Rabu (03/04/19).

“Lapak baca dan Gerakan Literasi ini merupakan program kerja Pengurus Aspuri HPMB yang akan terus berkelanjutan”, jelas Ima Nuryatul selaku Ketua Aspuri HPMB.

Mengusung tema “Krisis Identitas Mahasiswa di Era Milenial”, kegiatan ini tak hanya diisi dengan membaca, juga menghadirkan diskusi. Tampil sebagai narasumber yakni Pendiri Lapak Baca Gasebo Makassar, Ahmad Syawal.

Pegiat literasi di Makassar itu menerangkan bahwa Indonesia saat ini di urutan 61 dari 62 dalam hal literasi. Itu berarti kecintaan membaca buku sangat rendah dibanding negara lain di dunia.

“Saatnya kita mulai mencintai literasi guna mengenal isi dunia”, pungkasnya.

Syawal mencerahkan mahasiswa yang hadir saat itu agar memanfaatkan waktunya untuk membaca. Dengan begitu kata dia, mahasiswa sebagai generasi pelanjut siap menghadapi era industri 4.0.

Read:  Azikin Solthan dan Ilham Azikin Bagi-bagi Sertifikat Tanah Untuk Rakyat Bantaeng

Era yang kerap disebut “Era Milenial” ini memaksa kita harus siap bersaing dengan tenaga kerja asing yang terus menyerbu masuk wilayah Indonesia. Untuk membendungnya hanya dengan meningkatkan kualitas SDM, salah satunya dengan literasi. (*)