Liestiaty F Nurdin Pertemukan Bunda PAUD Seluruh Sulawesi Selatan

Bunda PAUD SulSel Gelar Rakor 2020.
Liestiaty F Nurdin (hijab hijau di tengah) pada Pembukaan Rakor Bunda PAUD SulSel (17/12/20).

AMBAE.co.id – Makassar. Bunda PAUD se-Sulawesi Selatan (SulSel) berkumpul pada Kamis malam (17/12/20) di Eboni Ballroom, Gammara Hotel, Kota Makassar. Sebagian dihadiri langsung Ketua Bunda PAUD, selebihnya merupakan perwakilan Pokja (Kelompok Kerja).

Tak lain untuk mengikuti Rapat Koordinasi (Rakor) yang digelar Bunda PAUD SulSel selama 2 hari berturut-turut (17-18 Desember 2020). Dan malam itu diawali dengan pembukaan oleh Ketua Bunda PAUD SulSel, Hj Liestiaty F Nurdin.

Dalam pernyataan resminya dari atas podium, Lies berterima kasih dan mengapresiasi seluruh Bunda PAUD dalam wilayah kerjanya karena menyempatkan diri, waktu dan tenaga untuk hadir bersama sekaligus diharapkan membawa beragam pemikiran demi kemajuan Bunda PAUD SulSel yang makin jaya di tahun-tahun berikutnya.

“Terima kasih Bunda PAUD yang hadir, ada Bunda PAUD Kota Makassar, Jeneponto, Bone, Toraja Utara dan Takalar. Sementara yang lain mengikuti secara virtual karena alasan terkait COVID-19, WA-nya banyak ke Saya, mari kita do’akan semoga dalam kondisi sehat wal afiat semua”, ungkap Lies.

Diketahui bahwa Bunda PAUD SulSel membawahi 24 Kabupaten/Kota, 307 Kecamatan, 792 Kelurahan dan 2.255 Desa di SulSel. Sejak menjabat tahun 2018, Lies telah menelorkan sejumlah program dan kegiatan inovatif yang berkelanjutan.

Read:  Dapat Apresiasi Bunda PAUD Nasional, Isteri NA: Saya Bekerja Tidak Berpikir Untuk Penghargaan

Melalui Rakor itu, dirinya berharap kembali dapat dihadirkan program yang lebih inovatif. Terlebih dengan diberlakukannya era Normal Baru sebagai imbas dari Pandemi COVID-19.

“Bentuk tanggung jawab Bunda PAUD memberi himbauan kepada masyarakat akan pentingnya peran sebagai garda terdepan di masa pandemi. Bunda PAUD menjadi pembimbing, pendidik, penjaga, pengemban dan pengawas khususnya dalam perlindungan anak”, jelasnya.

PAUD (Pendidikan Anak Usia Dini) dinilainya ikut terdampak Pandemi COVID-19. Betapa tidak, anak-anak mestinya berada di lingkungan PAUD untuk belajar dan bermain, tapi sampai saat ini masih di rumah karena adanya pembatasan dalam rangka upaya memutus mata rantai penyebaran virus SARS-CoV2.

Read:  Sri Dewi Yanti: Warga Terpencil Juga Masyarakat Bantaeng

Dikesempatan itu pula, dirinya dimandat mengukuhkan Pengurus Pokja Bunda PAUD SulSel yang diketuai Ainun Jariah. Lies berharap dapat terbentuk juga Pokja di Kabupaten/Kota di SulSel.

“Jadi Saya memang, seluruh Ibu Bupati dan Ibu Walikota adalah Bunda PAUD di Kabupaten/Kota masing-masing. Berharap nantinya terbentuk juga Ketua-ketua Pokja Bunda PAUD di Kabupaten/Kota, Inshaa Allah”, harapnya.

Lanjut dikatakan bahwa Bunda PAUD masih akan melanjutkan sejumlah program tahun sebelumnya pada tahun 2021. Di antaranya, memberangkatkan kembali guru-guru PAUD ke Jepang untuk belajar secara langsung terkait pengelolaan kependidikan PAUD.

Read:  Terima Sumbangan Dua Perusahaan, Gubernur SulSel: Ini Membantu APBD

Pada prosesi pembukaan malam itu, turut hadir di antaranya Wakil Ketua Tim Penggerak PKK Provinsi SulSel, Naomi Octarina, Kepala Dinas Pendidikan SulSel, Muhammad Jufri, Kepala Dinas Pertanian dan Hortikultura SulSel, Andi Ardin Tjajo serta Kepala Perwakilan UNICEF Wilayah Sulawesi dan Maluku, Hengki Wijaya. (*)