LCCM Usai, KadisBudPar SulSel: Tetap Semangat Anak-anakku

LCCM 2020 Ditutup.
Muh Saleh (tengah) dan Purnawati (kanan) menyaksikan Penutupan LCCM 2020 lewat daring (12/10/20).

AMBAE.co.id – Makassar. Usai sudah Lomba Cerdas Cermat Museum (LCCM) SMP/MTs Tingkat Nasional 2020 digelar. Sama halnya dengan gelaran lomba sejak penyisihan hingga final, penutupan digelar virtual memanfaatkan media Zoom Cloud Meeting.

Ditayangkan LIVE (langsung) di channel YouTube Museum Nasional Indonesia. Seremonial penutupan turut disaksikan Kepala Dinas Kebudayaan dan Kepariwisataan Provinsi Sulawesi Selatan (SulSel), Denny Irawan Saardi dari ruang kerjanya di Gedung Mulo, Jalan Jenderal Sudirman Nomor 23 Kota Makassar pada Senin siang (12/10/20).

Denny yang dikonfirmasi mengaku jika ajang bergengsi itu sangat memotivasi anak-anak, utamanya mereka yang mewakili SulSel. Adalah siswa dan siswi SMP Negeri 6 Makassar berkompetisi dengan peserta dari 25 provinsi lainnya.

“Tentu menjadi motivasi untuk masa depan lebih jaya bagi anak-anak kita karena begitu banyak pengetahuan dapat dipetik. Penting bagi anak-anak kita untuk bisa memahami sejarah dan kebudayaan, nah Cerdas Cermat ini salah sau wadah untuk menguji sejauh mana pemahamannya”, tuturnya.

Meski SulSel belum bisa meraih podium puncak, Denny berharap agar semangat pelajar tersebut tidak surut. Malah dijadikan momentum untuk terus belajar, menggali lebih dalam dan juga belajar dari peserta lain maupun dari kompetisi itu sendiri yang telah menyuguhkan segudang ilmu dan pengetahuan.

“Tetap semangat anak-anakku. Menang dan kalah itu biasa, yang luar biasa itu jika kita bisa belajar, apalagi kalau bisa maju dan melangkah dari jauh dari satu langkah biasa saja”, tegasnya.

Terpisah, Kepala Bidang Sejarah dan Cagar Budaya, H Muh Saleh bersama Kepala Seksi Museum dan Cagar Budaya, Purnawati, menyaksikan pula penutupan. Termasuk sesi final yang mengantar utusan Provinsi Sulawesi Tengah sebagai Juara I.

Read:  Tiga Kecamatan Menutup Tahap I Pembagian Sembako PKK SulSel di Makassar

Disusul Daerah Istimewa Yogyakarta di urutan kedua. Sementara Juara III diraih Provinsi Jawa Timur.

Sekretaris Direktorat Jenderal Kebudayaan, Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia, Sri Hartini dalam sambutannya menyampaikan apresiasi dan penghargaan luar biasa kepada kepala Museum Nasional, Siswanto beserta jajarannya.

Betapa tidak, LCCM tetap dihelat di tengah pandemi COVID-19 secara daring. Menurutnya, metode itu tidak mengurangi kualitas dan kuantitas dari target yang direncanakan saat program tersebut digagas.

“LCCM dengan tema Cerdas Berkarkter, ini Saya kira juga sangat luar biasa. Untuk meraih generasi cerdas berkarakter ini harus fokus dan sama-sama, bagaimana agar cerdas mental juga spiritualnya”, ujar dia.

Senada itu, Siswanto dalam laporan akhirnya menyebutkan hanya 26 provinsi yang ikut serta. Sementara 8 provinsi tidak mengirimkan utusan sebagai peserta LCCM.

“Walaupun lewat daring, tidak kalah meriahnya secara luring. Kami sampaikan penghargaan setinggi-tingginya kepada siswa/siswi, guru juga para Kepala Museum dari tiap provinsi yang memberikan motivasi”, kata Siswanto.

Lanjut dipaparkan Siswanto, 26 provinsi yang berpartisipasi yakni Aceh, Sumatera Utara, Sumatera Barat, Riau, Sumatera Selatan, Lampung, Kepulauan Bangka Belitung, Banten, DKI Jakarta, Jawa Barat, Jawa Tengah.

Read:  Serahkan 21 Tanda Kehormatan Satyalancana Karya Satya Dari Presiden Jokowi, NA: Berikan Pelayanan Terbaik

Daerah Istimewa Yogyakarta, Jawa Timur, Bali, NTB, NTT, Sulawesi Utara, Sulawesi Tengah, Sulawesi Tenggara, Sulawesi Selatan, Kalimantan Selatan, Kalimantan Timur, Kalimantan Tengah, Kalimantan Barat, Kalimantan Utara dan Maluku Utara. (*)