Baksos PKK SulSel di Pattingalloang, Liestiaty F Nurdin Bantu Ratusan Lansia dan Anak

Pembagian bantuan kepada KWN Fatimah Az-Zahra.
Liestiaty F Nurdin (tengah) menyapa warga Kelurahan Pattingalloang, Kecamatan Ujung Tanah, Kota Makassar (08/01/20).

AMBAE.co.id – Makassar. Bersama Ketua Pokja I dan Pokja IV Tim Penggerak PKK Provinsi Sulawesi Selatan (TP PKK SulSel), Hj Liestiaty F Nurdin selaku Ketua membagikan ratusan paket perlengkapan Shalat, kacamata baca dan makanan ringan pada Rabu (08/01/20) di Jalan Barukang, Kelurahan Patingalloang, Kecamatan Ujung Tanah, Kota Makassar.

Dikemas dalam bentuk Bakti Sosial (Baksos), paket itu diserahkan kepada 150 orang lansia (lanjut usia) dan anak. Merupakan lansia yang tergabung dalam Kelompok Wanita Nelayan (KWN) Fatimah Az-Zahra.

“Kembali dikesempatan ini kami masuk ke lorong-lorong, bertemu dan berdiskusi para Ibu Lansia agar lebih mengetahui masalah yang dihadapi. Ibu Lansia yang mau mengaji kami fasilitasi guru mengaji dan perlengkapan mengaji”, ungkap Lies.

Dia yang juga Ketua Yayasan Ayo Mengaji SulSel mengatakan bahwa pihaknya juga mengadakan pemeriksaan kesehatan dan pengobatan gratis bagi warga setempat. Melibatkan Rumah Sakit Haji dan Rumah Sakit Sayang Rakyat Makassar.

“Untuk Ibu-ibu yang mau mengaji, kita sediakan guru mengaji dan perlengkapan mengaji. Disamping itu ada pemeriksaan kesehatan gratis bekerja sama dengan Tim Rumah Sakit Haji dan Rumah Sakit Sayang Rakyat Kota Makassar”, terangnya.

Kerja-kerja yang ditunjukkan KWN Fatimah Az-Zahra selama ini mendapat apresiasi penuh dari Ketua PKK SulSel. Yayasan tersebut intens melakukan kegiatan yang erat kaitannya dengan sektor pendidikan informal dan pemberdayaan ekonomi.

Read:  Buku Panduan Jurnalis Berprespektif Perempuan dan Anak Memicu BaKTI-JOIN-UIT-AJI Menggelar Pelatihan

Targetnya adalah lansia, remaja hingga anak-anak. KWN Fatimah Az-Zahra yang didirikan tahun 2007 silam mampu menghasilkan produk berupa bakso, nugget, abon ikan, ikan kering kemas, kerupuk ikan dan otak-otak.

“Apresiasi dan penghargaan setinggi-tingginya patut kita berikan kepada KWN Fatimah Az-Zahra. Semoga keberhasilan ini dapat diikuti kelompok lainnya melalui pemberdayaan masyarakat sekitar”, ujarnya.

Sementara itu Nuraeni selaku Ketua KWN Fatimah Az-Zahra menyebutkan program yang dilaksanakan antara lain pendidikan dan pendampingan kepada anak-anak korban KDRT (Kekerasan Dalam Rumah Tangga) dan kekeraaan seksual. Pendampingan dimaksud berupa pendidikan keterampilan dan pendidikan informal.

“Pendidikan informal kita berikan kepada 70 anak korban kekerasan melalui Sekolah Anak Percaya Diri”, jelas dia.

Terima kasih pun disampaikan secara khusus kepada Liestiaty F Nurdin atas kepeduliannya bersama PKK SulSel dan Pemprov SulSel. Menurutnya hal itu seyogyanya disambut baik dengan harapan yang besar bahwa SulSel akan semakin jaya lagi. (*)

Read:  Dekranasda-Kemenag-Kemenkumham SulSel Teken MoU, Liestiaty F Nurdin: Karena Tak Satu Pun Produk Kita Punya HAKI