Assessment Menanti Jajaran Disbudpar Sulsel

 

Disipilin pegawai dengan assessment.
Teken selaku Inspektur Upacara Pengibaran Bendera Merah Putih di awal Juli 2022 (04/07/22).

AMBAE.co.idMakassar. “Disiplinlah, nanti kita assessment!” adalah sepenggal pernyataan yang disampaikan Kepala Bidang Pengembangan Pemasaran, Teken saat berdiri di hadapan Aparatur Sipil Negara (ASN), pada Senin, 4 Juli 2022. Dia dimandat sebagai Inspektur Upacara pagi itu, yang mana tiba giliran bidang atau unitnya yang bertugas sebagai pelaksana Upacara Pengibaran Bendera Merah Putih.

Kedisiplinan menjadi hal utama, selama kurang lebih 10 menit menyampaikan amanatnya. Bahwa untuk mendisiplinkan para pegawai, baik PNS (Pegawai Negeri Sipil) maupun Non PNS dan Outsourching (OS), Disbudpar Sulsel yang menjadi wadah aparatur akan memberlakukan assessment.

“Akan ada assessment untuk teman-teman Non PNS dan Tenaga Alih Daya (red: OS). Berikutnya, para staf PNS juga akan diassessment. Bukan begitu pak Kasubbag?,” tutur Teken sembari menoleh kepada M Agung selaku Kasubbag UKH (Kepala Sub Bagian Umum, Kepegawaian, dan Hukum).

Teken melihat perlu ada peningkatan dari waktu ke waktu. Terutama peserta upacara yang masih terbilang minim, padahal unit kerja di Disbudpar Sulsel terdiri dari 1 Sekretariat, 5 Bidang, dan 3 Unit Pelaksana Teknis (UPT).

“Kita punya 3 UPT ditambah Bidang ada 5, terus ada juga Sekretariat dengan 3 Subbagian di dalamnya. Saya meyakini, apa yang kita lihat hari ini, bukanlah faktor kesengajaan apalagi malas, akan diikuti dengan sosialisasi dan mengingatkan kembali dari masing-masing pimpinannya,” pungkasnya.

Sebagai salah satu bidang di Disbudpar Sulsel (Dinas Kebudayaan dan Kepariwisataan Provinsi Sulawesi Selatan), Bidang Pengembangan Pemasaran juga diharapkan Teken akan lebih banyak dan lebih aktif lagi mengikuti upacara. Diakui, selama 2 tahun lebih, kegiatan serupa sempat terhenti total karena Pandemi COVID-19.

“Mudah-mudahan terus mengalami penurunan sampai Pandemi ini kembali normal. Sekarang menuju masa endemi, upacara mulai kita laksanakan lagi, kalau untuk hari Jum’at, kita ada Senam Kesegaran Jasmani (SKJ),” jelasnya.

Teken mengingatkan lagi, assessment menjadi wadah evaluasi bagi pimpinan secara berjenjang terkait keikutsertaan mengikuti upacara, senam, serta hadir dan bekerja sesuai tugas pokok dan fungsi di unit kerjanya. Jika assessment Non PNS digelar usai upacara hari ini, assessment bagi PNS dijadwalkan pada Kamis mendatang.

“Inshaa Allah hari Kamis itu, assessment untuk teman-teman PNS. Jadi bukan cuma Non PNS, kita akan lihat dan evaluasi bersama,” ungkap M Agung.

Adapun pelaksanaan senam, sedianya akan dilaksanakan tidak hanya di Gedung MULO sebagai induk Disbudpar Sulsel. Namun, untuk minggu berikutnya ditempatkan salah satu gedung yang ada di UPT yakni di Museum La Galigo, Monumen Mandala, Gedung Kesenian Societeit de Harmonie, atau Benteng Somba Opu.

“Lokasinya (pelaksanaan senam) akan kita sampaikan nanti. Ini supaya yang lain juga jadi tuan rumah,” tutupnya. (*)

Read:  Disbudpar SulSel Tampung dan Sinergikan Masukan Pelaku Pariwisata-Ekraf