Lahirkan Pelaku Seni Berdaya Saing, SSK Helat Workshop Art Sehari

Pengukuhan dan Workshop Art SSK.
Andi Wilyam, Ketua Umum SSK (kiri) usai pengukuhan di Pantai Panrangluhu Bulukumba (29/08/21).

AMBAE.co.idBulukumba. Sanggar Seni Kalimbaung (SSK) menggelar Workshop Art pada Sabtu, 28 Agustus 2021. SSK memilih lokasi kegiatan di Pantai Panrangluhu, Desa Bira, Kecamatan Bonto Bahari, Kabupaten Bulukumba.

Sekira 50 orang mengikuti workshop yang mana menggabungkan metode belajar mengajar indoor dan outdoor. Sebagaimana peran utama SSK sebagai wadah bagi pelaku seni seperti penari dan pemain musik, materi seni dan budaya tidak terlepas sebagai materi workshop.

“Kita bersyukur, workshop lancar dilaksanakan bersama Anggota Sanggar Seni Kalimbaung dengan peserta calon anggota, Alhamdulillah”, kata Andi Wilyam.

Anggota SSK harus memiliki daya saing, kreatifitas tinggi serta inovatif seiring kian berkembangnya peradaban. Potensi sebagai pelaku seni dapat memberi warna baru, tak hanya bagi sesama anggota, namun lebih luas lagi terhadap SSK di mata publik serta daerah, bangsa dan negara tercinta. Indonesia.

Read:  Workshop Review RAD AMPL, Sekda Tegaskan Pentingnya Data

Kepada AMBAE pada Senin pagi (31/08/21) dia mengungkapkan, pihaknya menggelar workshop untuk menumbuhkan dan meningkatkan pengetahuan dan kemampuan memahami seni dan budaya. Berlangsung selama sehari penuh, peserta kemudian disiapkan untuk dikukuhkan menjadi Anggota Tetap SSK angkatan ke-3.

“Hari Minggu pagi (29/08/21) kita lanjutkan pengukuhan anggota baru Sanggar Seni Kalimbaung”, tuturnya.

Sanggar Seni Kalimbaung sebagai salah satu sanggar seni di Kabupaten Bantaeng dihuni hingga puluhan anggota. Sederet prestasi ditelorkan selama karirnya, termasuk sumbangsih prestasi Wilyam selaku Ketua Umum SSK.

Read:  Lantunan Ayat Suci Al-Qur'an Mengawali Turnamen Futsal Liga Ramadhan Cup IX

Wilyam menaruh harapan, anggota yang baru dapat bersinergi dengan anggota lama membesarkan nama organisasi. Adapun agenda performance SSK telah direncanakan menyesuaikan kondisi Pandemi COVID-19, terutama latihan disusun sedemikian rupa untuk diikuti seluruh anggota.

“Setelah ini, latihan-latihan akan terus dilakukan. Semoga para anggota baru yang telah dikukuhkan untuk menjadi anggota tetap bisa mengikuti segala proses latihan yang telah dijadwalkan”, tegasnya.

Demikian pula aturan organisasi yang mendasari tindak tanduk berperilaku dan berkegiatan. Nama baik organisasi taruhannya, karenanya dia mewanti-wanti anggotanya untuk senantiasa taat di samping saling mensupport ke arah pengembangan SSK di masa mendatang.

“Jaga nama baik Sanggar Seni Kalimbaung”, imbuhnya.

Ke depan, haruslah muncul sosok teladan bagi anggota lainnya. Harapan itu ditanamkan kepada anggota SSK, secara nyata dirinya telah dikenal hingga level nasional.

Read:  Adip Rojikan Balas Hormat Wawan Sumantri Usai Penyambutan Pedang Pora

Terbukti, beberapa waktu lalu, Wilyam yang mewakili SSK mendapat apresiasi dari Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Republik Indonesia. Apresiasi Kreasi Indonesia yang diikutinya menempatkannya di posisi podium ketiga pada sub sektor musik. (*)