Masjid Taqwa Tompong Tunggu Keputusan Sidang Isbat Terkait 1 Ramadhan 1442 H

 

Jama’ah Masjid Besar Taqwa Tompong usai melaksanakan Shalat Maghrib (12/04/21).

AMBAE.co.idBantaeng. Bulan suci Ramadhan 1442 H (Hijriyah) yang bertepatan dengan tahun 2021 Masehi (M) sudah di depan gerbang. Umat Islam di tanah air, khususnya di Kabupaten Bantaeng pun bersiap memasuki bulan kesembilan tahun Hijriyah itu.

Meski begitu, masih menyisakan tanda tanya, terkait kapan jatuhnya 1 Ramadhan 1442 H. Masjid Besar Taqwa Tompong yang berlokasi di Jalan Bete-Bete Nomor 1, Lingkungan Tompong, Kelurahan Letta, Kecamatan Bantaeng, Kabupaten Bantaeng belum memutuskan waktu dimulainya ibadah puasa Ramadhan.

“Mewakili Pengurus Masjid Besar Taqwa Tompong, kami di sini mengikuti Keputusan Hasil Sidang Isbat Pemerintah di Indonesia, yaitu Kementerian Agama. Jadi kami menunggu hasil isbat, apakah sudah mulai puasa besok atau belum”, kata Sekretaris Pengurus Masjid itu, Muhtar Lutfi.

Disampaikan di hadapan jama’ah usai pelaksanaan Shalat Maghrib pada Senin petang (12/04/21) sekira pukul 18:23 Wita. Karenanya jama’ah baru bisa melaksanakan Shalat Tarwih perdana jika hasil isbat telah diumumkan.

Muhtar yang akrab disapa Ustadz Saso itu membeberkan, sidang isbat akan dihelat mulai pukul 19:00 Wita. Menurutnya, penting untuk disampaikan ke khalayak, mengingat banyak pertanyaan ditujukan ke pengurus akan waktu yang benar untuk memulai puasa Ramadhan.

Diketahui dalam beberapa kesempatan di tahun berbeda, kerap terjadi perbedaan 1 Ramadhan. Terutama pandangan antara keputusan Pemerintah dengan Muhammadiyah sebagai salah satu organisasi keagamaan di negeri ini.

“Kalau sudah diumumkan sebentar, bahwa besok kita sudah berpuasa Ramadhan. Malam ini, sebentar setelah Shalat Isya, kita akan mulai Shalat Tarwih”, tambah Ustadz Saso.

Sementara, di Masjid tertua kedua di Sulawesi Selatan (SulSel) itu, telah dilakukan persiapan demi persiapan. Pemisahan shaf antara Muslim dan Muslimah, perempuan bakal menempati ruang samping kiri di sisi Selatan hingga tiga perempat ruang teras.

Sedangkan laki-laki disiapkan di ruang utama (tengah) mulai Imam dan Penceramah (pembawa hikmah Ramadhan). Termasuk seperempat bagian mengisi teras dan juga keseluruhan ruang samping kanan di sisi Utara.

“Mudah-mudahan pahalan dan amalan ibadah kita diterima di sisi Allah Swt”, tutup Saso di akhir pengumuman yang disampaikan.

Saat itu, Masjid Taqwa Tompong yang menjadi salah satu ikon Butta Toa (Tanah Tua) sudah dipadati jama’ah Shalat Maghrib. Pintu samping ditutup lebih awal, akses masuk dan keluar pada dua pintu di sisi depan. (*)