Rizal Ketiban Satu Unit Motor Listrik dan Beasiswa, Gubernur SulSel: Semangat Sekolahnya!

Korban bullying dapat hadiah motor dan beasiswa.
Gubernur SulSel (batik biru) berikan beasiswa pendidikan 3 tahun kepada Rizal (19/05/20).

AMBAE.co.id – Makassar. Memenuhi undangan Gubernur SulSel (Sulawesi Selatan), HM Nurdin Abdullah, korban bullying di Kabupaten Pangkep, Rizal menerima hadiah dari berupa beasiswa pendidikan ditambah satu unit motor listrik. Untuk beasiswa akan diberikan kepada anak dari pasangan Muzakkir dan Dahlia itu sebesar 500 ribu Rupiah setiap bulannya.

Merupakan sumbangan pribadi Nurdin Abdullah selama tiga tahun pendidikan. Sedangkan motor listrik merek BF sumbangan dari Koran Sindo Makassar yang diserahkan langsung Gubernur SulSel saat Rizal bertandang ke Rumah Jabatan Gubernur SulSel, di Jalan Jenderal Sudirman Makassar, Selasa (19/05/20).

“Saya secara pribadi memberikan beasiswa untuk tiga tahun, sebulan dikasih lima ratus ribu. Terus ada motor listrik dari teman kita di Biro Sindo”, tuturnya.

Berhubung Rizal belum bisa mengendarai motor, termasuk karena terbentur usia, Nurdin Abdullah berharap motor itu digunakan orang tuanya.

“Mungkin belum bisa pakai motor. Jadi mungkin Bapaknya atau ibunya bisa gunakan”, ujarnya.

Sumbangan itu menurutnya sebagai penyemangat atas apa yang dialaminya yakni bullying atau perundungan. Seperti video yang beredar luas, perlakuan tidak seharusnya dilakukan oknum masyarakat setempat.

“Kita beri semangat supaya tetap semangat hidupnya tinggi. Rizal ini salah satu tulang punggung keluarga juga. Setiap hari dia tetap sekolah, dia kelas 5 SD, sore dia bantu keluarga untuk jual jalangkote”, ungkap Gubernur SulSel.

Dengan begitu, Nurdin Abdullah berharap Rizal tetap melanjutkan sekolah. Tentu dengan semangat lebih baru dan semakin besar untuk bisa sukses di masa mendatang.

“Hari ini banyak yang sangat support ananda Rizal ini. Semoga Inshaa Allah kembali bersemangat untuk sekolah ya, Inshaa Allah akan menjadi orang berguna bagi bangsa dan negara”, pungkasnya.

Kembali menyampaikan agar kasus serupa tidak lagi terjadi. Bulan suci Ramadhan seyogyanya dimanfaatkan sebesar-besarnya untuk memperbanyak ibadah, bukan malah merendahkan sesama.

“Saya kira Pak Kapolres sudah memberikan hukuman sesuai perilaku mereka (pelaku bullying). Kita berharap di saat bulan-bulan yang penuh berkah dan penuh maghfirah ini, harusnya kita saling mengasihi, saling menyayangi, kita tidak boleh saling merendahkan”, kata Nurdin Abdullah.

Dia menyebut Rizal bagian dari masa deoan bangsa dan negara ini. Karenanya patut mendapat perlakuan sama yang tentu saja positif dan berperikemanusiaan. (*)

Read:  Menyoal Tambang Emas Liar Palopo, Nurdin Abdullah Terjunkan Aparat ke TKP