FABT Tuangkan Kreasi Menuju Musrenbang Anak Bantaeng

Proses penyiapan usulan Musrenbang Anak Bantaeng tahun 2020.
Ramlah (kanan) memantau persiapan Musrenbang Anak Bantaeng tahun 2020 (15/03/20).

AMBAE.co.id – Bantaeng. H-2 pelaksanaan Musrenbang (Musyawarah Perencanaan Pembangunan) Anak tahun 2020 di Kabupaten Bantaeng, sejumlah anak di bawah koordinasi Forum Anak Butta Toa (FABT) menyiapkan diri menyambutnya, Minggu (15/03/20).

“Jadi sampai hari ini masih proses persiapan teman-teman untuk Musrenbang Anak Kabupaten Bantaeng tahun 2020. Alhamdulillah kak sudah 80 persen, mudah-mudahan besok sudah rampung”, tutur Ashabul Kahfi selaku Ketua FABT.

Lanjut Babul (panggilan akrabnya) bahwa persiapan dimulai Kamis lalu, 12 Maret 2020. Sementara Musrenbang Anak dijadwalkan tanggal 17 Maret 2020 di Gedung Balai Kartini Bantaeng di Kelurahan Pallantikang, Kecamatan Bantaeng.

Read:  Atasi Perwakilan Jogja dan Bandung, BM Band Lalui Perjalanan Panjang Merengkuh Juara Satu

Sedikit berbeda dengan event pada umumnya, yang hanya fokus pada kepanitian hingga merampungkan rund down acara. Bagi FABT bukan sekedar acaranya yang harus disiapkan matang.

Usulan perencanaan bagian terpenting dari agenda besar itu. Dituangkan ke dalam karya seni baik tulisan dan maupun gerak tari dan nada.

“Usulan teman-teman dari kecamatan kemudian dibuat semenarik mungkin. Ditulis di lembaran kertas dan ditempel di karton”, jelas Babul.

Tiap usulan itu nantinya akan disampaikan ke Pemerintah pada puncak Musrenbang Anak. Selain itu, beberapa persiapan juga dilakukan seperti latihan menyanyi, monolog, permainan tradisional, pembuatan gerbang dan suara anak untuk ditampilkan di hadapan jajaran Pemerintah Kabupaten Bantaeng.

“Mudah-mudahan kerja-kerja teman-teman ini dihargai Pemerintah. Misalnya usulan pembuatan taman bermain anak di desa dan penyediaan perpustakaan atau taman baca”, harap dia.

Selama 4 hari persiapan, FABT melibatkan 47 anak. Ditambah 16 orang fasilitator yang menjadi penyambung serta supporting (dukungan) ide yang kesemuanya lahir dan berproses sendiri dari para anak.

Ashabul juga menerangkan jika para anak antusias bekerja menuangkan idenya hingga malam hari. Tampak dari pantauan AMBAE di Gedung Sekretariat PKK Kabupaten Bantaeng, hadir memantau Kepala Bidang Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (Kabid P3A) Dinas PMDP3A Kabupaten Bantaeng, St Ramlah serta jajarannya.

Read:  Gandeng FORMASI, DPMPTSP Bantaeng Dorong CSR Perusahaan Peduli COVID-19

Dia mengapresiasi kinerja anak-anak FABT yang penuh semangat menyiapkan suksesnya Musrenbang Anak tahun ini. Paling utama kata Ramlah, dalam proses itu terjadi interaksi satu sama lain yang mampu membangun bentuk kerja sama dan kemandirian. (*)