Bupati Majene Harap Terjadi Peningkatan Kinerja Pengelolaan Keuangan

Pelaksanaan Monev Triwulan IV Tahun 2019 Kabupaten Majene.
Bupati Majene (tengah) dan Kepala Bapeda Majene (kiri) pada kegiatan Monev Triwulan IV Tahun 2019 Kabupaten Majene (15/01/20).

AMBAE.co.id – Majene. Bapeda Kabupaten Majene menggelar Rapat Monitoring dan Evaluasi (Monev) Program dan Kegiatan Pembangunan Triwulan IV di Ruang Pola Kantor Bupati Majene pada Rabu siang (15/01/20).

Kegiatan itu dihadiri langsung Bupati Majene, Fahmi Massiara serta Andi Adlina Basharoe selaku Kepala Bapeda Kabupaten Majene. Tampak pula Asisten Bidang Ekonomi Pembangunan, para Kepala OPD (Organisasi Perangkat Daerah), Kepala Bagian lingkup Sekretariat Daerah dan Camat di daerah ini.

Fahmi dalam sambutannya menegaskan agar melalui Monev itu, OPD harus secara rutin menyediakan informasi kinerja program dan kegiatan. Termasuk pula berupaya mendorong ASN (Aparatur Sipil Negara) agar bisa mengidentifikasi serta mengambil tindakan memperbaiki kekurangan terhadap capaian kinerja yang diharapkan.

“Setiap ASN dapat meningkatkan kinerja pengelolaan keuangan dan pelaksanan urusan pemerintah daerah. Untuk itu setiap Kepala OPD senantiasa mendukung dengan lebih pro aktif”, pinta dia.

Terkait peningkatan kinerja pengelolaan keuangan serta pelaksanaan urusan pemerintah daerah, hal itu menurutnya tetap mengacu kewenangan yang dimiliki masing-masing OPD. Tentunya ada sinergitas dan komitmen seluruh ASN di dalamnya.

Read:  Breaking News: Ilham Azikin Rombak Jajarannya, 50 Orang Siap Dilantik

Sementara itu, Adlina menyampaikan bahwa menurunnya serapan anggaran APBD (Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah) pada Triwulan ke-IV untuk Tahun Anggaran 2019, dipicu masih ada OPD belum melakukan pelaporan.

“Sampai batas akhir yang ditetapkan, beberapa OPD belum melaporkan ke Bapeda”, tuturnya.

Sedangkan untuk pelaporan itu, telah terbangun kesepakatan sebelumnya. Dimana ditetapkan setiap tanggal 5 bulan berjalan atau 2 hari sebelum dilakukan Monev sudah harus dilaporkan.

“Sudah ada kesepakatan setiap tanggal 5 bulan berjalan atau dua hari sebelum monev batas waktunya sudah harus dilaporkan. Data itu tidak dimasukkan begitu saja, tetapi diolah dulu untuk mencari gap”, sebutnya.

Lanjut dijelaskan dengan nada lebih tegas bahwa pihaknya tidak seharusnya menyurati lagi tiap OPD. Betapa tidak, hal itu sudah rutin dilakukan, bahkan tak pernah lupa diingatkan melalui pesan WhatsApp Group.

Read:  Tutup Bupati Cup II, Ilham Azikin Do'akan Susul Teman Pesepakbola Nasional

Diketahui Hasil Monev untuk serapan anggaran APBD Triwulan IV tahun 2019 mengalami penurunan 3,9 persen. Mengacu pada serapan APBD tahun 2018 untuk periode sama.

Demikian halnya serapan DAK (Dana Alokasi Khusus) mengalami penurunan realisasi di sisi keuangan. Untuk sumber dana yang ada berupa dana tugas pembantuan, UB dan dana lainnya yang mencapai 99,06 persen realisasi keuanganya. (*)

Read:  Hingga Maret 2019 Realisasi Fisik APBD Bantaeng Sudah 12,84 Persen