Ratusan Scooterist Sambangi Bantaeng Diusianya yang ke-765

Silaturahmi Scooter Bantaeng.
Event Silaturahmi bersama Scooter Bantaeng di Stadion Mini Lamalaka Banteng (14/12/19).

AMBAE.co.id – Bantaeng. Tak kurang dari 400 Scooterist pada Sabtu sore (14/12/19) memadati Stadion Mini Lamalaka Bantaeng yang berlokasi di Jalan Dr Ratulangi, Kelurahan Lembang, Kecamatan Bantaeng, Kabupaten Bantaeng, Provinsi Sulawesi Selatan (SulSel).

Datang dari berbagai daerah di Sulawesi, mereka menyambangi daerah berjuluk Butta Toa (Tanah Tua) guna menghadiri sebuah event bertajuk “Silaturahmi bersama Scooter Bantaeng”.

Seperti disampaikan Icha selaku Ketua Panitia kepada AMBAE. Dikatakan bahwa event tersebut berskala regional Sulawesi selama 2 hari, 14-15 Desember 2019.

“Sampai sore ini, sudah teregistrasi lebih dari 400 orang Scooterist. Umumnya dari Pulau Sulawesi karena acara kita ini tingkat region Sulawesi”, bebernya.

Pemuda bernama lengkap Faisal Nurdin itu menambahkan bahwa berkumpulnya para Scooterist sebagai bentuk partisipasi dan penghormatan kepada daerah Bantaeng yang telah berusia 765 tahun, tepat tanggal 7 bulan ini.

“Jadi kami para Scooterist turut memeriahkan Hari Jadi Bantaeng (HJB) yang ke-765 tahun dengan gaya dan cara yang khas dari para pemilik, pengendara serta pecinta Vespa”, jelasnya.

Vespa dengan motto yang melekat di hati para Scooterist yakni “Satu Vespa Sejuta Saudara”, diyakini Icha telah menyatukan mereka dalam kondisi yang sama yang senantiasa mengedepankan persaudaraan.

“Insya Allah sebentar malam Ba’da Isya, Bapak Bupati akan hadir membuka acara ini dengan mengendarai vespa dari Rumah Jabatan Bupati Bantaeng di Jalan Gagak ke Stadion Mini Lamalaka”, tuturnya.

Icha yang sudah melanglang buana ke seluruh wilayah Indonesia dengan vespa sangat senang atas kehadiran para Scooterist. Targetnya sebanyak seribu Scooterist akan hadir, dimana saat dikonfirmasi AMBAE, Scooterist terus berdatangan.

Read:  Penjual Poteng Sebut Nurdin Abdullah Bagaikan Hujan Di Tengah Kemarau

Tak hanya dari Sulawesi, Icha menerangkan sebagian diantaranya berasal dari Pulau Kalimantan dan Pulau Jawa. Bahkan pihaknya masih menunggu kehadiran Scooterist dari Flores dan daerah lainnya di Indonesia. (*)