Fase Kedua BLK Bantaeng Dimulai, NA: Bukan Kita Dilamar Pekerjaan

Gubernur SulSel (kedua dari kanan) menghadiri pembukaan pelatihan fase kedua BLK Bantaeng.

Lanjut dikatakan dalam sambutannya bahwa peserta pelatihan tidak salah memilih BLK Bantaeng untuk menimba ilmu. Standar pendidikan yang diterapkan jauh di atas rata-rata standar nasional.

“Bapak dan Ibu peserta pelatihan tidak salah pilih ikut pada program di BLK Bantaeng karena kita belajar mulai dari sejarah pembentukan mesin”, tuturnya.

Menurut mantan Bupati Bantaeng 2 periode itu, kalau kita belajar dari pembentukan mesin niscaya pasti kita pahami sampai ke hal-hal kecil dalam dunia otomotif. Kuncinya harus disiplin karena kesuksesan orang Jepang diawali dari disiplin.

Beda dengan orang Indonesia. Diilustrasikan dihadapan tetamu dan siswa bahwa orang Jepang khususnya ketika mengikuti materi, bahkan saat tidur pun telinganya tidak ikut tidur melainkan mendengar.

Juga digambarkan kebiasaan orang Jepang dalam tata cara merawat kendaraan. Kerap melakukan penggantian spare part secara berkala, dibanding orang Indonesia nanti ketemu bengkel bilamana kendaraannya mogok.