Menyoal Kasus Anak, Kasi PATKA Bantaeng Mengaku Bekerja Sesuai Prosedur

Anggota FABT.

“Sejak beberapa tahun lalu kita dorong terbitnya Perda Perlindungan Anak. Dan sekarang kembali kita dorong, mudah-mudahan Anggota DPRD yang baru turut merespon dan mengakomodir”, ujarnya.

Dengan Perda itu kata Ramlah, akan menguatkan payung hukum akan kebutuhan melindungi anak pada tataran regulasi. Bupati Bantaeng saat ini, H Ilham Azikin juga sangat mendukung.

Kepada AMBAE dia menampik jika pihaknya sudah bekerja sesuai prosedur yang ditentukan. Untuk langkah pencegahan, Kementerian PPPA RI menunjuk Bantaeng dan Makassar sebagai pilot project lahirnya PATBM (Perlindungan Anak Terpadu Berbasis Masyarakat).

PATBM ini merupakan gerakan perlindungan anak yang dikelola sekelompok orang di suatu Desa/Kelurahan). Di Kabupaten Bantaeng sendiri ada beberapa desa yang sudah terbentuk PATBM.

Melalui PATBM, masyarakat diharapkan mampu mengenali, menelaah dan mengambil inisiatif dalam rangka mencegah dan memecahkan masalah kekerasan terhadap anak di lingkungannya masing-masing.