Ketua Dekranasda Bantaeng Saksikan Jajarannya Ikuti Fashion Show FEMME 2019

Ketua Dekranasda Bantaeng menyaksikan Fashion Show FEMME 2019.
Dari kiri ke kanan (Sri Dewi Yanti, Peni Adip dan Chaerani Nanang) menyaksikan Fashion Show FEMME 2019 (07/04/19).

AMBAE.co.id – Makassar. Hotel Four Points by Sheraton Makassar menjadi lokasi pelaksanaan Fashion Show FEMME 2019, Minggu (07/04/19). Kegiatan bertajuk “Lomba Kreasi Busana Sutera” itu turut dihadiri Ketua Dekranasda Kabupaten Bantaeng, Hj Sri Dewi Yanti didampingi Ketua Persit Kartika Chandra Kirana Kabupaten Bantaeng, Chaerani Nanang, Ketua Bhayangkari Cabang Bantaeng, Peni Adip dan Ketua Dharma Wanita Persatuan Kabupaten Bantaeng, Vinka Nandakasih.

Dia memboyong jajarannya menonton sekaligus memberi dukungan penuh kepada 2 orang utusan Dekranasda Bantaeng yang ikut berlomba. Masing-masing Nuraeni Hidayat mengenakan gaun siang dan Sri Ernawati Talli untuk kategori lomba gaun malam.

“Kita tampilkan gaun siang dan gaun malam hasil kreasi Dekranasda Bantaeng untuk berkompetisi di ajang Fashion Show Kreasi Busana Sutera”, jelas Sri.

Para supporter didatangkan khusus dari Bantaeng dengan harapan kedua peserta dari Bantaeng lebih semangat mengikuti lomba termasuk berjalan di atas catwalk dengan penampilan terbaiknya di hadapan ratusan penonton.

Read:  Bawaslu Bantaeng Berduka, KPU Kirim Al Fatihah

Tak tanggung-tanggung supporter Bantaeng terbanyak dan paling heboh dibanding daerah lain. Sementara dari organisasi wanita, supporter terbanyak dari Persit Kartika Chandra Kirana Provinsi Sulawesi Selatan (SulSel).

Fashion Show yang diadakan The International Women’s Exhibition (FEMME) bekerja sama dengan Celebes Beauty Fashion Week (CBFW) dan Dekranasda Provinsi SulSel untuk ke-14 kalinya itu diikuti 12 Kabupaten/Kota di SulSel yakni Kota Makassar, Pare-pare, Kabupaten Luwu Timur, Soppeng, Selayar, Luwu, Sinjai, Maros, Bantaeng, Sidrap, Wajo dan Pangkep.

“Ada 12 daerah di SulSel yang ikut ditambah organisasi wanita diantaranya Persit Kartika Chandra Kirana dan Bhayangkari”, ungkap Ketua Panitia Pelaksana, Nurhana.

Sementara tim juri didominasi dari Jakarta yakni Cintami Atmanegara, Mayarati, Sitti Disha Rasyid Ali, Dedeng Siswanto dan H Ahmadi Sima. Hadir pula saat itu sekaligus memberikan sambutannya, Ketua Dekranasda Provinsi SulSel, Hj Liestiaty F Nurdin.

Read:  Bonto Tangnga Piloting Desa Anti Politik Uang, Bupati Bantaeng: Lilin Kecil Menerangi Demokrasi Indonesia

Dia mengapresiasi kegiatan tersebut dan berharap dapat diadakan lagi di tahun-tahun berikutnya. Apalagi momentnya sangat cocok menjelang bulan suci Ramadhan 1440 H.

Tema yang diusung adalah “The Future of Culture”. Seluruh peserta berupaya menampilkan gaun hasil karya masing-masing dengan mengedepankan kekhasan daerah dan budaya Bugis-Makassar pada khususnya. (*)