Diskanlut Bantaeng Latih 30 Pengawas Perikanan Memahami Teknik Selam Scuba

Sebanyak 30 orang nelayan di Bantaeng mengikuti Pelatihan Selam Scuba.
Wabup Bantaeng (tengah) membuka Pelatihan Selam Scuba di BBI Bantaeng (28/03/2019).

AMBAE.co.id – Bantaeng. Didampingi Muh Dimiati Nongpa selaku Kepala Dinas Perikanan dan Kelautan (Diskanlut) Kabupaten Bantaeng, Wakil Bupati Bantaeng. H Sahabuddin membuka secara resmi Pelatihan Selam Scuba di Balai Benih Ikan (BBI) Kabupaten Bantaeng.

Ketua Panitia, Arif Kusdiat menjelaskan jika pelatihan itu diikuti sebanyak 30 orang warga Bantaeng yang berdomisili di wilayah pesisir. Mereka tergabung pada 14 kelompok masyarakat pengawas perikanan.

“Peserta akan diberikan pemahaman tentang teknik selam scuba termasuk praktek sampai 5 hari ke depan”, ujar Arif.

Untuk materi, Diskanlut mematok 2 hari pembelajaran. Sedang praktek penyelaman selama 2 hari di Kolam Renang Kr Pawiloi Be’lang di Kelurahan Bonto Atu, Kecamatan Bissappu.

Ditambah sehari di perairan laut terbuka. Tepatnya di Pelabuhan Bonthain yang berada di Kampung Mattoanging, Desa Bonto Jai, Kecamatan Bissappu.

Read:  Nurdin Abdullah Tantang PT IKI Ikut Andil Tuntaskan Kemiskinan Wilayah Kepulauan

Dimana peserta akan dipandu dan dibimbing oleh instruktur dari Persatuan Olahraga Selam Indonesia (POSSI) Pengprov Sulawesi Selatan (SulSel), Muksin yang juga adalah Wakil Ketua Pengurus POSSI Pengprov SulSel.

Sementara Wabup saat berbicara di hadapan peserta saat pembukaan, Kamis (28/03/19) menekankan pentingnya pengetahuan teknik menyelam dengan scuba demi keselamatan selama di dalam air.

“Pelatihan ini penting sekali termasuk bagi nelayan, jadi bukan saja belajar bagaimana menangkap ikan yang banyak”, tutur Sahabuddin.

Lanjut diuraikan bahwa keselamatan dan keamanan saat beraktifitas di laut bebas harus diutamakan. Untuk itu perlu dibekali dengan pengetahuan yang mendalam agar nelayan bisa mengaplikasikan di dalam kehidupannya yang banyak bersentuhan dengan dunia bawah air maupun laut lepas. (*)