Kumpulkan Pasukan, Kapolres Bantaeng: Pemilu Bukan Ajang Mengadu Pemimpin

Kapolres Bantaeng dan Dandim 1410 Bantaeng jadi Irup pada Apel Gelar Pasukan Ops Mantap Brata 2018.
Apel Gelar Pasukan Ops Mantap Brata 2018 di Lapangan Hitam Pantai Seruni Bantaeng (22/03/19).

AMBAE.co.id – Bantaeng. Dalam rangka pengamanan Pemilu Serentak tahun 2019, Kepolisian Resort (Polres) Bantaeng menggelar Apel Gelar Pasukan Ops Mantap Brata 2018 di Lapangan Hitam Pantai Seruni Bantaeng, Jum’at pagi (22/03/19).

Apel itu diikuti ratusan pasukan dari berbagai Satuan Tugas (Satgas) diantaranya prajurit POLRI dari Polres Bantaeng, prajurit TNI dari Kodim 1410 Bantaeng, Sat Pol PP, Damkar, Pam TPS, Satgas Rutan Klas IIB Bantaeng, PSC 119, BSB 113, jajaran Bawaslu Kabupaten Bantaeng dan jajaran KPU Kabupaten Bantaeng.

Kapolres Bantaeng, Adip Rojikan menjelaskan bahwa Apel Gelar Pasukan itu dilaksanakan serentak dan masif di seluruh Indonesia baik di tingkat pusat, provinsi maupun kabupaten/kota dan akan diikuti di tingkat kecamatan.

“Pemilu bukan ajang konflik antara yg satu dengan yang lain. Merupakan ajang memilih pemimpin bukan mengadu pemimpin”, tuturnya.

Read:  Sehari Pemkab Bantaeng Bekali Ratusan Sat Linmas Untuk Menjaga TPS

Hal itu disampaikan sebagai Pembina Apel bersama Dandim 1410 Bantaeng, Nanang Siswoko. Kapolres Bantaeng membacakan amanat seragam Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum dan Keamanan Republik Indonesia (Menko Pulhukam RI), Wiranto.

Dia juga mengajak seluruh stakeholder untuk mengenali, menemukan, menetralisir dan mengatasi hambatan-hambatan yang ditemui dalam rangka Pileg dan Pilpres tanggal 17 April 2019.

Read:  BAZNAS Bantaeng Serahkan Bantuan Zakat dan Infaq Tahap 21

“TNI-POLRI menyiagakan 453.133 orang di seluruh Indonesia untuk mengamankan Pemilu Serentak 2019 didukung dengan Alutsista”, tegas Adip.

Di akhir sambutannya menegaskan 5 hal untuk dipedomani seluruh pasukan serta para pemangku kepentingan demi suksesnya Pemilu 2019.

Pertama kata Adip, pahami tugas pemilu serentak untuk kehormatan dan kebangaan yang tidak dapat dinilai apapun sekaligus dijadikan ibadah. Kedua, jalin sinergitas antar unsur Pemerintah, TNI dan POLRI.

Point ketiga, diminta untuk segera mengenali, mencari, menemukan dan mengatasi serta menetralisir potensi kerawanan agar tdk mengganggu seluruh proses Pemilu. Berikutnya di point keempat, tindak tegas sesuai aturan hukum yang berlaku siapapun yang mencoba mengganggu Pemilu.

Read:  Kesekian Kalinya Bawaslu Bantaeng Sosialisasikan Pengawasan Pemilu 2019

Terakhir menghimbau seluruh Babinsa dan Bhabinkamtibmas supaya menenangkan masyarakat agar tidak menyebar berita hoax dan isu identitas.

Apel itu dihadiri pula Wakil Bupati Bantaeng, H Sahabuddin yang turut melakukan pemeriksaan pasukan bersama Kapolres Bantaeng dan Dandim 1410 Bantaeng. Disamping itu hadir Ketua KPU Kabupaten Bantaeng, Hamzar dan Ketua Bawaslu Kabupaten Bantaeng, Muhammad Saleh. (*)